Yang perlu disiapkan sebelum taaruf

Dengan taaruf seorang muslim akan saling diperkenalkan satu sama lain.  Perkenalan yang dilakukan bukan perkenalan biasa, melainkan dalam rangka  membina hubungan menuju jenjang yang lebih serius yaitu jenjang pernikahan. Timbul pertanyaan dikalangan orang yang mau taaruf berapa lama proses taaruf umumnya terjadi?.

Apabila mereka berdua sudah merasa cocok satu sama lain, maka sudah pasti mereka bakal merasa mantap untuk melanjutkan ke tahap pernikahan. Karena jika sudah merasa cocok, tidak perlu berlama lama, cukup disegerakan saja niatnya. Sebelum proses taaruf dijalankan ada baiknya kita memperhatikan dulu hal hal berikut untuk dipersiapkan :

1.Mempersiapkan diri sebaik mungkin dari segi ilmu

Ada baiknya mengupgrade ilmu tentang pernikahan melalui buku buku pernikahan islami. Pernikahan bukanlah hal mudah. Perlu ilmu untuk dijalani. banyak banyak menimba ilmu dari video channel youtube tentang dakwah pernikahan dan visi misinya. Teman teman bisa juga menghadiri berbagai kajian pernikahan islami di komunitas dakwah setempat. 

2.Memantapkan mental dan psikologi 

Pernikahan itu adalah perjalanan panjang kedua insan manusia yang akan melewati lika liku kehidupan. Perlu kemantapan mental dan psikologi bagi insan yang menjalaninya. Pahami bahwa ketika kita menikah, banyak hak dan kewajiban yang harus ditunaikan. Misalnya kewajiban mencari nafkah terdapat pada suami sedangkan istri berkewajiban melayani suami dengan baik. 

3. Persiapan finansial

Jarak taaruf dengan pesta pernikahan bisa saja dekat.  Untuk itu sebelum memantapkan niat taaruf ada baiknya mempersiapkan kondisi finansial dengan baik. Terkait hal ini, lebih baik dibicarakan dengan keluarga inti dan keluarga besar. Peserta taaruf lebih baik telah mempersiapkan kondisi keuangan jauh jauh hari untuk mempersiapkan pesta pernikahan yang bisa saja terjadi dengan waktu yang dekat. 

4.Membuat biodata taaruf

Biodata taaruf dapat berupa latar belakang identitas peserta taaruf.  Umumnya berisi data tempat tanggal lahir, pekerjaan, jumlah saudara, kegemaran, kelebihan dan kekurangan. Biodata ini berbentuk hardcopy / kertas pada umumnya dan softcopy /file dalam bentuk ms word . Cuma sepertinya CV hardcopy lebih membutuhkan waktu untuk diproses karena perantara taaruf akan memakan waktu untuk saling menukar biodata itu. Sedangkan Cv dalam bentuk softcooy bisa saling ditukarkan melalui email. Jadi dari segi hematnya waktu, CV dalam bentuk softcopy lebih direkomendasikan untuk digunakan dalam taaruf. 

5. Izin orang tua

Sebelum pelaksanaan taaruf, izin dari orangtua ada baiknya telah diterima.  Mengingat  ini adalah sesuatu yang serius maka izin orangtua perlu untuk didapatkan terlebih dahulu .

6.Menentukan perantara taaruf

Perantara atau pihak ketiga adalah orang penting dalam proses taaruf. Kita bisa menentukan sendiri perantara taaruf kita dari mana, entah itu dari kalangan teman,  saudara sendiri,  dari orang tua atau dari media online khusus taaruf. Perantara akan berfungsi sebagai informan dalam memberikan informasi terhadap calon yang menjadi target. 

7.Sikap hati yang menerima 

Dalam proses taaruf, bukan tidak mungkin orang yang kita harapkan tidak sesuai dengan harapan yang kita inginkan. Jadi kamu bisa saja tidak lanjut ke tahap berikutnya. Karena taaruf cuma tahap perkenalan. Supaya mengantisipasi hal tersebut, ada baiknya kamu memiliki hati yang siap menerima kegagalan dalam proses taaruf meskipun hati kamu condong ke dia . Siapkan hati yang lapang dan sikap menerima jika hal itu terjadi pada taaruf mu . Move on ke yang lain ya. 

(Visited 31 times, 1 visits today)
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published.